Jumat, 29 Mei 2015

Peluang Bisnis Kue Kering Jelang Lebaran

PELUANG BISNIS KUE KERING JELANG LEBARAN

Menjelang perayaan hari raya seperti lebaran, banyak peluang usaha musiman yang dapat dijalankan. Salah satunya yaitu peluang usaha kue kering. Biasanya kue kering menjadi makanan favorit dan banyak dicari para konsumen pada saat perayaan hari raya seperti pada saat lebaran.

Menjelang perayaan hari raya seperti lebaran, banyak peluang usaha musiman yang dapat dijalankan. Salah satunya yaitu peluang usaha kue kering . Biasanya kue kering menjadi makanan favorit dan banyak dicari para konsumen pada saat perayaan hari raya seperti pada saat lebaran. Tradisi makanan wajib yang biasa dihidangkan pada saat lebaran, selain ketupat opor biasanya juga dihidangkan berbagai macam kue kering seperti nastar, kastengel, putri salju, kue sagu, kue lidah kucing, serta aneka macam kue lainnya
 Kebiasaan masyarakat tersebut menyebabkan permintaan akan kue kering mampu meningkat tajam, bahkan hingga 200% dari permintaan pasar pada hari – hari biasa. Tingginya permintaan pasar akan kue kering biasanya dijadikan sebagai peluang untuk meraih untung dari usaha musiman tersebut.

Konsumen
Dengan tingginya permintaan konsumen akan kue kering menjelang lebaran, pelaku usaha kue kering tidak perlu susah – susah mencari konsumen. Karena hampir semua kalangan membutuhkan kue kering, dan tidak semua orang memiliki waktu ataupun kemampuan dalam membuat kue kering. Sehingga mereka lebih memilih membeli kue kering yang banyak ditemukan di pasaran, daripada harus membuatnya sendiri. Disamping konsumen rumahan, permintaan akan kue kering juga datang dari berbagai kantor yang menggunakan kue kering sebagai parsel untuk para karyawannya.
Produk
Walaupun permintaan pasar akan kue kering sangatlah tinggi, namun sebagai pelaku usaha Anda harus tetap memperhatikan kualitas produk kue kering yang Anda produksi. Jika ingin menggunakan bahan tambahan seperti  bahan pengawet, bahan pewarna serta bahan pemanis pilihlah bahan yang khusus untuk makanan. Sedangkan untuk pemilihan bahan baku, gunakan bahan – bahan yang berkualitas,dan jangan lupa perhatikan masa kadaluarsa bahan baku yang akan digunakan. Sehingga kue kering yang kita hasilkan aman untuk dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan para konsumen 
Selain kualitas produk, yang harus dipikirkan adalah kemasan produk yang menarik untuk menguatkan minat pada konsumen pada produk yang kita produksi. Karena biasanya hal pertama yang dilihat konsumen adalah tampilan luar atau kemasan produknya. Untuk mempercantik penampilan kue kering  yang Anda pasarkan, dapat menggunakan berbagai macam bentuk toples kedap udara atau bisa juga menggunakan toples mika yang ditutup rapat dengan plester transparan. Untuk menambah nilai jual, Anda dapat menambahkan hiasan ataupun mencantumkan merek kue kering yang Anda produksi pada kemasan.

Pemasaran

  1. Cara yang kedua yaitu tawarkan produk Anda ke toko – toko roti, supermarket, ataupun tempat jasa pembuatan parsel. Pada saat menjelang lebaran, banyak toko dan tempat pembuatan parsel yang menerima stock kue kering dalam jumlah yang cukup besar.
  2. Cara yang ketiga yaitu menggunakan brosur dan katalog untuk menawarkan produk Anda melalui para agen, dengan memberikan imbalan tertentu untuk tiap penjualan.
  3. Ca
  4. Tawarkan produk kue kering yang Anda produksi pada rekan kantor ataupun tetangga sekitar rumah Anda. Biasanya mereka akan lebih senang jika ditawari dengan cara memesan, sehingga mereka tidak perlu tenaga dan waktu untuk mencari kue kering di supermarket ataupun toko – toko roti.
  5. ra yang keempat yaitu dengan menggunakan bantuan internet dalam memasarkan produk Anda. Sehingga dapat menjangkau pemasaran yang lebih luas, hingga ke berbagai daerah.
  6. Gunakan merek pada produk Anda, sehingga dapat mengenalkan dan menanamkan citra produk kue kering yang Anda produksi pada pasar.



Kamis, 28 Mei 2015

VARIAN KUE KERING BANGIL

 Membuat kue kering sepertinya tidak mungkin terlewatkan pada setiap hari raya. Nah, pastikan Anda mengikuti 10 langkah penting dalam pembuatan kue kering.
Terigu merupakan salah satu unsur pendukung dalam pembuatan kue kering. Karena itu berhati-hatilah dalam memilih terigu. Bila salah pilih, kukis Anda pasti tak sempurna hasilnya.
Tapi tidak hanya bahan yang harus untuk perhatikan, mulai dari pembuatan adonan sampai proses pengemasannya juga harus dilakukan secara tepat seperti yang terdapat pada 10 langkah penting dalam pembuatan kue kering berikut ini:
1. Gunakan terigu protein rendah (terigu Kunci Biru) agar kue kering renyah hasilnya.
2. Timbanglah setiap bahan yang akan digunakan, jangan dikira-kira agar hasilnya selalu sama.
3. Pengocokan mentega/margarin jangan dilakukan lama-lama agar kue tidak melebar. Bila menggunakan mentega, dinginkan lebih dahulu agar mentega tidak cair akibat pengocokan.
4. Memasukkan terigu sebaiknya sambil diayak agar memudahkan proses pengadukan dan pencampuran.
5. Setelah terigu masuk sebaiknya adonan diaduk dengan spatula saja, tidak dengan mikser supaya protein dalam tepung tidak berubah menjadi gluten dan mengakibatkan adonan jadi mengaret.
6.Pengadukan adonan sebaiknya tidak dilakukan terlalu kuat atau lama.
7.Terigu dimasukkan bersama bahan kering lain (bila ada).
8.Pembentukan kue kering hendaknya mengikuti saran resep karena pembentukan dipengaruhi kondisi adonan. Bila adonan lunak, maka pembentukan dilakukan dengan cara disendokkan atau disemprit. Sebaliknya bila adonan kalis, maka pembentukan dengan cara dicetak (cut out).
9. Pengovenan kue kering sebaiknya dilakukan di suhu agak rendah supaya cukup lama dan renyah hasilnya.
10.Setelah kue dingin, segera masukkan dalam stoples. Bila kue masih panas, tapi sudah dikemas dalam stoples, maka kue akan mudah berjamur dan melempem.













Selasa, 26 Mei 2015

Kastengel Rindu Bangil Telp 085103463432

Kastangel
 
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk sekitar 80 s/d 100 buah kastangel

Tertarik dengan resep kue a la Lebaran lainnya? Silahkan klik link di bawah ini:

Bahan:
- 300 gram margarine, saya pakai Baker's mix campuran margarine-mentega (anda bisa menggunakan kombinasi 200 gram margarine dan 100 gram mentega)
- 2 butir kuning telur suhu ruang
- 1 butir telur suhu ruang
- 300 gram keju cheddar parut dengan tekstur keras dan aroma yang kuat, sisihkan sekitar 4 sendok makan untuk hiasan kue (saya pakai keju Edam)
- 2 sendok teh vanilla extract (optional)
- 2 sendok makan susu bubuk (optional)
- 100 gram tepung maizena 
- 300 gram tepung terigu serba guna/protein sedang, bisa menggunakan protein rendah

Olesan:
- 1 butir kuning telur untuk mengoles + 1 sendok teh minyak goreng + 1 sendok teh air

Cara membuat:
Siapkan loyang untuk memanggang kue kering, alasi dasar loyang dengan kertas baking. Sisihkan. Panaskan oven, set disuhu 165'C.
 
Siapkan bahan-bahan yang akan anda gunakan.  Lepaskan lapisan lilin pada keju Edam dan parut keju memanjang. Sisihkan sekitar 4 sendok makan keju untuk taburan. 

Ayak jadi satu tepung terigu, tepung maizena dan susu bubuk. Sisihkan. 
 
Siapkan mangkuk mikser, masukkan margarine dan mentega, kocok dengan speed rendah hingga tercampur baik menjadi adonan yang smooth dan warnanya pucat. Kemudian masukkan kuning telur satu per satu sambil terus dikocok. 
Note: Pastikan kuning telur terkocok baik dengan adonan mentega sebelum anda memasukkan kuning telur berikutnya. Cara ini untuk mencegah mentega menjadi menggumpal dan bergerindil (curdle). Memasukkan telur sekaligus atau tidak memberikan kesempatan telur tercampur dengan baik dan terburu-buru memasukkan telur berikutnya akan membuat terlalu banyak cairan di dalam mentega secara sekaligus sehingga kocokan mentega/margarine menjadi menggumpal.
Naikkan kecepatan mikser menjadi sedang dan kocok hingga menjadi adonan menjadi berwarna agak putih, kembang dan lembut. Sekitar 10 menit dengan mikser tangan Phillips saya. Waktu akan lebih cepat jika anda menggunakan mikser heavy duty. 
Turunkan kecepatan mikser menjadi paling rendah, masukkan parutan keju, kocok hingga tercampur rata dan matikan mikser. Lepaskan alat pengocok, kita akan mencapurkan tepung dengan menggunakan spatula.

Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan mengggunakan spatula hingga tercampur dengan baik. Jangan berlebihan mengaduk karena akan membuat kue menjadi keras dan bantat. 
 
Jika adonan telah tercampur dengan baik seperti gambar di atas hentikan mengaduk. Letakkan selembar kertas baking di meja datar. Ambil sebagian adonan, letakkan di atas kertas baking, lipat kertas  sehingga sebagian menutupi permukaan adonan, tekan dengan telapak tangan agar agak pipih dan gilas dengan kayu penggilas hingga ketebalan 1 cm.  
Potong-potong memanjang dengan lebar 1 cm. Paling mudah memotongnya dengan scrapper adonan yang tipis. Kemudian potong masing-masing adonan sepanjang 4 cm. Tata masing-masing potongan adonan ke loyang yang telah disiapkan. Tidak perlu memberi jarak yang terlalu berjauhan antar adonan kue, olesi permukaannya dengan kuning telur kocok dan taburi dengan keju parut. 

Note: Jangan khawatir dengan serpihan keju yang berjatuhan di sekitar kue, dengan menggunakan spatula atau ujung pisau tarik serpihan keju dan tempelkan ke kue terdekat. Cara ini membuat tidak ada remah keju yang terbuang dan kue menjadi lebih sedap.
 
Panggang kue selama 20 menit atau hingga permukaannya menjadi kuning keemasan dan bagian dasarnya terlihat agak kecoklatan. Makin lama dipanggang kue akan semakin kering dan renyah. Keluarkan dari oven dan dinginkan di rak kawat, simpan di dalam wadah tertutup rapat. Siap disajikan. Yummy & cheesy!


 


Jumat, 22 Mei 2015

Met Ultah Ya " BUBU " Bangil

Waktu nyala lilin membias di wajahmu.
Kusatukan doa untuk bahagiamu.......
Di hari lagi tahunmu,.....
Ikatan janji selalu mengeja hati tanpa henti.......
Met lagi th. honey.. i miss u.....

Tahukah kamu perasaan yang bahagia ketika.....
Seseorang yang menyayangimu.....
Seseorang yang selalu memikirkan-mu....
Seseorang yang sangat membutuhkan-mu....
Namun akan lebih mengasyikkan saat kamu mengerti....
seseorang yang tidak lupa hari lagi tahunmu......
Met ultah my sweetheart......